Rabu, 28 September 2011

Studi Penggunaan Antibiotik Berdasarkan Sistem ATC/DDD dan Kriteria Gyysens di Bangsal Penyakit Dalam RSUP DR.M.Djamil Padang

Antibiotik merupakan golongan obat yang paling banyak digunakan di dunia terkait dengan banyaknya kejadian infeksi bakteri. Lebih dari seperempat anggaran rumah sakit dikeluarkan untuk biaya  penggunaan antibiotik. Dampak negatif yang paling bahaya dari penggunaan antibiotik secara tidak rasional terjadinya resistensi antibiotik. WHO dan beberapa organisasi telah mengeluarkan pernyataan mengenai pentingnya mengkaji faktor-faktor yang terkait dengan masalah tersebut, termasuk strategi untuk mengendalikan kejadian resistensi untuk mencegah berkembangnya kuman-kuman resisten tersebut ke masyarakat.
 Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui penggunaan Antibiotik dengan sistem ATC/DDD dan Kriteria Gyssens di Bangsal Penyakit Dalam RSUP DR. M. Djamil Padang. Penelitian dilakukan dengan rancangan studi observasional menggunakan desain cross-sectional. Pengambilan data pasien secara prospektif yang menerima antibiotik dari bulan Februari sampai April dihitung menggunakan rumus one sample situation. Dari 50 pasien yang menerima antibiotik kemudian dievaluasi secara kuantitatif dengan sistem ATC/DDD dan evaluasi kualitatif dengan alur Kriteria Gyssens.
Hasil studi penggunaan antibiotik dengan sistem ATC/DDD diperoleh Seftriakson 38,955DDD/100pasien-hari, Sefotaksim14,363DDD/100pasien-hari, Siprofloksasin 11,600DDD/100pasien-hari, Metronidazol 13,240DDD/100pasien-hari, Meropenem 3,808DDD/pasien-hari, Seftazidim 2,013DDD/100pasien-hari, Gentamisin 0,507DDD/100pasien-hari, Ampisilin 2,013DDD/100pasien-hari, Isoniazid 6,311DDD/100pasien-hari, Rifampisin 4,733DDD/100pasien-hari, Pirazinamid 4,207DDD/100pasien-hari, Etambutol 3,945DDD/100pasien-hari dan Kotrimoksazol 4,244DDD/100pasien-hari.
Sedangkan studi penggunaan antibiotik dengan alur kriteria Gyssens diperoleh kategori I (tepat/rasional) 43,81%, IIA (dosis tidak tepat) 0,95%, IIIA (pemberian terlalu lama) 14,29%, IIIB (pemberian terlalu singkat) 2,86%, IVA (ada antibiotik lain yang lebih efektif) 10,48%, IVD (ada antibiotik lain yang spketrumnya lebih sempit) 9,52%, V (tidak ada indikasi penggunaan antibiotik) 18,09%.

2 komentar:

  1. BOLEHKAH SAYA MEMINTA HASIL PENELITIAN ANDA INI DALAM BENTUK FILE PDF SEBAGAI BAHAN UNTUK PEMBAHASAN PADA THESIS SAYA. JIKA ANDA BERKENAN, BOLEHKAH SAYA MINTA KIRIM KE EMAIL SAYA di alkindijoe@gmail.com

    BalasHapus
  2. boleh saya meminta hasil penelitian anda ini dalam bentuk file pdf sebagai bahan untuk pembahasan skripsi saya. jika anda berkenan, bolehkah saya minta kirim ke email saya linafauziyyah95@gmail.com. terimakasih sebelumnya

    BalasHapus